sideCategory1

Showing posts with label Aktifis. Show all posts
Showing posts with label Aktifis. Show all posts

Tuesday, 6 September 2011

Adolf Hitler

(lahir 20 April 1889 – meninggal 30 April 1945 pada umur 56 tahun) adalah Kanselir Jerman dari tahun 1933 dan Führer (Pemimpin) (Reich ketiga) Jerman sejak 1934 hingga ia meninggal. Pada 2 Agustus 1934, ia menjadi diktator Jerman setelah Presiden Von Hindenburg meninggal. Ia menyatukan jabatan kanselir dan presiden menjadi Führer sekaligus menjadikan Nazi sebagai partai tunggal di Jerman. Ia juga seorang Ketua Partai Nasionalis-Sosialis (National Socialist German Workers Party atau Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei/NSDAP) yang dikenal dengan Nazi. Nazi secara resmi dibubarkan setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II yang besar karena sistem kediktatoran Hitler. Hitler seorang orator yang berkharisma, Hitler merupakan salah satu pemimpin

Sunday, 14 November 2010

Munir Sahid Thalib


Munir,begitu iya sering di sapa d media cetak dan elektronik. Pria kelahiran Malang,Jawa Timur pada tanggal 8 Desember 1965. Ia meninggal dalam perjalanan pesawat dari jakarta menuju Amsterdam pada umur 38 tahu.
Pria ini seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terahirnya yaitu Direksi Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.

Saat menjabat Dewan kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu. Ketika itu dia membela para aktifis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopasus. Setelah Soeharto jatuh,penculikan itu menjadi alasan pencopotan Danjen Kopasus Prabowo Subianto dan di adilinya para anggota Tim Mawar.

Wednesday, 10 November 2010

che guevara

Masa kecil


Sejak usia dua tahun Che Guevara mengidap asma yang diderita sepanjang hidupnya. Karena itu keluarganya pindah ke daerah yang lebih kering, yaitu daerah Alta Gracia (Córdoba) namun kesehatannya tidak membaik. Pendidikan dasar ia dapatkan di rumah sebagian dari ibunya, Celia de la Serna. Pada usianya yang begitu muda, Che Guevara telah menjadi seorang pembaca yang lahap. Ia rajin membaca literatur tentang Karl Marx, Engels dan Sigmund Freud yang ada di perpustakaan ayahnya.